Hukum 19 Mar 2018

Fak. Hukum UIR-IDI Riau Bahas Rencana Pengembangan Prodi Hukum Kesehatan

Pekanbaru: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau diam-diam menaruh perhatian terhadap perkembangan hukum khususnya Hukum Kesehatan. Perhatian itu disampaikan Pengurus IDI kepada Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau, Dr. H. Admiral, SH., MH ketika berkunjung ke Kampus UIR Perhentian Marpoyan Pekanbaru, Jum'at pagi (16/3).

IDI Riau menyempatkan waktu berkunjung ke Fakultas Hukum bertemu Dekanat menyampaikan keinginan anggotanya yang beranimo tinggi mengikuti Program Magister Hukum Kesehatan akibat makin besarnya tantangan tugas dokter ke depan.

''IDI Riau mendorong Fakultas Hukum supaya membuka Program Studi Hukum Kesehatan,'' kata Dekan Fakultas Hukum Dr. Admiral di Pekanbaru, Jum'at sore (16/3).

Admiral menyebut, pihaknya menyambut baik keinginan IDI Riau. Alasannya, memang aspek hukum kesehatan menjadi salah satu bidang hukum yang penting.

''Kita segera merespon permintaan IDI dengan terlebih dahulu berkoordinasi ke berbagai pihak terkait, antara lain Rektorat, Pascasarjana, Kopertis dan Dikti. Sekaligus memfollow-up dokumen-dokumen akademik untuk pengusulan pembukaan prodi ini. Sejalan dengan itu akan ditanda-tangani pula MoU atau Nota Kesepahaman antara Fakultas Hukum dengan IDI Wilayah Riau,'' ungkap Admiral.

Dalam pertemuannya dengan IDI, lelaki kelahiran Bagan Siapi-api itu didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Surizki Febriansyah, Kepala Badan Hukum dan Etika UIR Dr. Ardiansyah dan  Ketua UPM Fak. Hukum Rahdiansyah, SH, MH. Sementara dari IDI Riau, disamping Ketuanya dr. Zul Asri, SpB, MKes turut pula dr. Sara Bintang (Wakil Ketua),  dr. Azharul Y, SpOG (Ketua Majelis Kode Etik Kedokteran),  dr. Medrison (Bendahara) dan dr. Ramzi Asrial (Pengurus).

[ Humas UIR ]