FH UIR Perkuat Sinergi dengan MUI Provinsi Riau Jelang Ramadhan
Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (FH UIR) menggelar dua agenda penting sekaligus pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan tersebut meliputi Penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau. Selain itu, acara ini juga diramaikan dengan Siraman Rohani bertema Peningkatan Kerohanian dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026 M. Keduanya berlangsung di Ruang 1.04 Fakultas Hukum UIR mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kolaborasi Akademik dan Nilai Spiritual
Penandatanganan MOA ini menandai langkah konkret FH UIR dalam membangun sinergi kelembagaan. MUI Provinsi Riau menjadi mitra strategis dalam memperkuat dimensi spiritual di lingkungan akademik. Oleh karena itu, kerja sama ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika. Dengan demikian, ilmu hukum yang dipelajari tidak hanya tajam secara logika, tetapi juga kuat dalam akhlak.
Siraman Rohani Sebagai Bekal Menyambut Ramadhan
Tidak hanya seremoni formal, acara ini turut menghadirkan Siraman Rohani yang menyentuh. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempersiapkan hati seluruh peserta menyambut bulan suci. Sementara itu, tema yang diusung sangat relevan dengan momen menjelang Ramadhan. Selanjutnya, momen ini menjadi ruang refleksi bersama antara akademisi dan nilai-nilai keislaman.
Seluruh Civitas Akademika Diundang Hadir
FH UIR secara resmi mengundang seluruh civitas akademika untuk menghadiri kegiatan ini. Terlebih lagi, acara ini memiliki makna ganda: memperkuat kolaborasi sekaligus menata hati. Adapun kegiatan berlangsung di Ruang 1.04 Fakultas Hukum UIR pada pagi hari. Antusiasme kehadiran seluruh unsur kampus sangat diharapkan demi suksesnya dua agenda besar ini.
Langkah Nyata Menuju Kampus Berakhlak
Melalui kegiatan ini, FH UIR menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan hukum berbasis nilai Islam. Kerja sama dengan MUI Provinsi Riau menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Bahkan, sinergi ini diharapkan terus berlanjut melampaui momentum Ramadhan. Akhirnya, FH UIR berharap kegiatan ini menjadi titik awal penguatan karakter akademisi hukum yang berilmu sekaligus berakhlak mulia.





